Home Kesehatan 9 Tanda Psikis Orang yang sedang Bohong

9 Tanda Psikis Orang yang sedang Bohong

284
0
SHARE

Apa hal yang paling tidak disukai orang? Jawabannya pasti bervariasi. Namun, salah satu hal yang tidak disukai orang pada umumnya adalah dibohongi. Nah, bagaimana supaya hal itu tidak terjadi?

Ada beberapa tanda yang bisa dikenali dari seseorang yang sedang berbohong. Apa saja? Inilah 9 tanda psikis seseorang yang sedang berbohong:

1. Tidak berani menatap

Orang yang sedang berbohong biasanya tidak berani menatap mata lawan bicaranya, namun berbeda halnya jika ia adalah seorang pembohong profesional yang sudah sangat terbiasa berbohong. Hal ini kerap dilakukan oleh anak-anak yang sedang berbohong pada orangtuanya, teman atau sahabat, suami pada istrinya atau sebaliknya.

2. Memberikan alasan yang cukup panjang

Kebiasaan orang yang berbohong biasanya akan banyak mengarang cerita. Dia berkeyakinan bahwa Anda akan percaya dengan cerita panjang yang disampaikannya. Oleh karena itu waspadalah terhadap orang yang suka melebarkan cerita yang pada dasarnya cerita itu ringkas dan mudah sekali untuk disampaikan.

3. Perhatikan gerakan matanya

Kektika matanya melihat ke kiri atas, berarti ia sedang mengingat-ingat pengalaman terkait dengan pertanyaan Anda. Mata melihat ke kanan atas, berarti ia sedang berpikir untuk menjawab pertanyaan dan biasanya akan sedikit mengarang karena belum siap dengan jawabanya.

Sedangkan gerakan mata ke arah kanan bawah biasanya mengindikasikan adanya dialog di dalam diri seseorang, seakan-akan mereka sedang berbicara pada dirinya sendiri. Hal ini sering ditemui pada orang yang sedang bercerita mengenai apa pendapat atau keluh kesahnya.

Pepatah mengatakan bahwa mata tidak bisa berbohong. Oleh karenanya, meski tidak selamanya akurat namun jika diasah dengan terampil, cara mendeteksi kebohongan lewat gerakan mata ini cukup ampuh untuk membantu kita mendapatkan kejujuran dari orang-orang di sekitar.

4. Posisi berubah tiba-tiba

Posisi tubuh yang tiba-tiba berubah ini merupakan tanda bahwa seseorang tengah berbohong, ia merasa tidak nyaman dengan pertanyaan dan berusaha mencari jawaban atas pertanyaan yang diberikan dengan suatu kebohongan. Ia akan terlihat gugup dengan mengubah posisi atau menggerakkan bagian tubuhnya, seperti memegang leher, memalingkan wajah, meenutupi matanya, menyilangkan kakinya dan lain sebagainya.

5. Senyum yang terpaksa

Atau biasa disebut juga dengan senyuman palsu yakni senyum yang dipaksakan. Seseorang yang tengah berbohong cenderung akan memberikan senyuman palsu, seperti menyeringai tanpa alasan yang jelas saat sedang asyik dalam pembicaraan. Hal ini dilakukan oleh orang yang berbohong untuk menutupi apa yang sedang disembunyikannya.

Senyum yang sebenarnya itu akan terlihat jujur dan tulus. Senyum merekah akan merebak ke seluruh wajah dan mengeriputkan mata. Hal ini bisa dibuktikan sendiri di depan cermin. Cobalah perhatikan ekspresi wajah kita saat tersenyum yang sebenarnya dengan menyeringai atau senyum yang dibuat-buat.

6. Nada bicara bicaranya tidak natural

Kebohongan pada seseorang bisa juga dideteksi dengan memperhatikan perubahan nada atau intonasi ketika berbicara. Biasanya juga dia akan terlihat gugup dalam berbicara. Misalnya tiba-tiba mempercepat atau memperlambat ritme berbicara daripada sebelumnya. Selain itu bisa juga dengan suara atau nada yang tiba-tiba tinggi, rendah (pelan) atau bahkan tersendat-sendat (terbata-bata).

7. Mengalihkan topik pembicaraan

Ketika seseorang sedang berbohong pasti ia akan merasa tidak nyaman jika membicarakan topik yang membuatnya harus menutupi suatu kebohongan. Apalagi jika kita menanyakan atau membicarakan sesuatu yang mencurigakan, orang yang berbohong justru akan semakin merasa tidak nyaman.

Ketidaknyamanan itulah yang membuatnya berusaha untuk mengalihkan topik pembicaraan yang sedang dibahas. Orang yang berbohong juga biasanya akan lebih aktif dan sering mengajak kita untuk membicarakan topik-topik yang kita sukai sehingga kita tidak akan memiliki kecurigaan kepadanya.

8. Berusaha meyakinkan secara berlebihan

Takut kebohongannya terbongkar, biasanya orang yang suka berbohong akan lebih sering meyakinkan seseorang untuk percaya dengannya.

9. Tidak spontan dalam menanggapi argumen atau pertanyaan

Orang yang mengatakan kebenaran cenderung akan merespon lebih spontan daripada yang berbohong. Karena, orang jujur memiliki dasar lebih jelas dibandingkan dengan orang bohong. Orang yang bohong, perlu memproses otaknya lebih keras, artinya membutuhkan waktu lebih lama untuk menjawab lawan bicaranya.

Itulah sedikit gambaran tentang tanda seseorang sedang berbohong. Dengan mengenali tanda-tanda tersebut, kita bisa memperkirakan apakah seseorang itu jujur atau berbohong. Dengan mengetahui tanda-tandanya, kita juga bisa menghindarkan diri agar tidak tertipu atau dibohongi oleh lawan bicara.

Artikel Asli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here