Home Kajian Islam Apakah Undangan Walimah Wajib Dihadiri?

Apakah Undangan Walimah Wajib Dihadiri?

127
0
SHARE

Jangan hanya karena tanggal tua, tidak ada uang untuk membelikan kado, atau lagi males jalan, kita lantas tidak menghadiri undangan sesama muslim yang melakukan walimah (kondangan), karena ternyata hukum memenuhi undangan walimah saudara muslim itu wajib lho.

Terutama sekali jika ia benar-benar mengundang kita dengan cara memberikan undangan, menelepon, atau memberitahu secara pribadi mengenai undangan walimahnya. Jika tidak bersifat pribadi, maka hukumnya tidak fardhu’ain.

Artinya, hanya alasan yang benar-benar syar’i yang membuat kita diperbolehkan tidak menghadiri undangan walimah (kondangan).

Perintah untuk menghadiri walimah pernikahan adalah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu ‘Umar Radhiyallahu anhu dari Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

“Jika seorang dari kalian diundang ke walimah, maka hendaklah mendatanginya.” (HR. Bukhari Muslim)

Dalam hadits lain disebutkan bahwa tidak menghadiri undangan sama dengan melakukan kedurhakaan terhadap Allah dan rasulNya. Astaghfirullah.

“Siapa yang meninggalkan undangan tersebut, maka ia telah mendurhakai Allah dan Rasul-Nya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Salah satu hak muslim terhadap muslim lainnya adalah dipenuhi undangannya ketika ia mengundang. Kecuali jika memang udzur syar’i, kita bisa izin untuk tidak hadir.

“Apabila salah seorang saudara kalian mengundang saudaranya (sama saja) apakah undangan walimah ‘urs atau semisalnya, maka datangilah,” (HR. Muslim)

Oleh sebab itu, bagi yang mempunyai hajat, jika memang tahu bahwa seseorang sulit sekali hadir memenuhi undanganmu, tidak perlulah memberikan undangan secara pribadi langsung, khawatir justru memberatkan saudaramu untuk memenuhi undangan tersebut.

Semoga artikel ini bermanfaat.

Artikel Asli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here