Home Peristiwa Astaghfirullah, Curiga Pakaian Dalam Anaknya Berbau dan Berwarna Kuning, Ibu ini Kaget...

Astaghfirullah, Curiga Pakaian Dalam Anaknya Berbau dan Berwarna Kuning, Ibu ini Kaget Karena Ternyata Benda ini Penyebabnya

1141
0
SHARE

Xiao Phing, bocah perempuan usia 6 tahun ini, adalah seorang gadis cilik yang supel, ceria dan aktif. Baru-baru ini, ibunya sering mendengar Xiao Phing selalu mengeluh sakit saat buang air kecil.

Awalnya, sang ibu mengabaikannya, ia merasa mungkin itu akibat dari anaknya yang tidak memperhatikan masalah kebersihan, nanti juga normal lagi setelah mandi, gumamnya.

Namun, pada malam berikutnya, saat hendak memandikan anak perempuannya. samar-samar ia mencium bau tak sedap ketika melepas celana anaknya.

Ia melihat beberapa cairan berwana kekuningan-vaginal discharge (keluarnya sekret dari vagina) disertai berkas darah. Saat itu, ibunya terkejut bukan main, mengira anaknya mengalami pelecehan seksual.

Dan ia pun buru-buru memandikan putrinya dan segera ke rumah sakit. Dari hasil pemeriksaan dokter ditemukan ada sesuatu benda asing di bagian bawah tubuh anaknya.

Dokter dan ibunya terkejut setelah tim dokter berhasil mengeluarkan benda asing berupa dua kapur tulis dan satu baterai kecil dari dalam tubuhnya.

Untungnya cepat diketahui, jika tidak akibatnya akan fatal. Setelah didesak ibunya, akhirnya anaknya mengatakan bahwa saat bermain dengan teman-temannya. Ia kalah dalam permainan tersebut, lalu teman-temannya memasukkan benda itu ke dalam organ intimnya.

Sang ibu yang mendengarnya pun terbengong-bengong mendengarnya. Namun, hal ini tidak bisa sepenuhnya menyalahkan anak, dalam masa usia ini. Anak-anak memasuki tahap perkembangan akan kesadaran seksual.

Banyak perilaku yang abnormal tidak dapat dianalisis dari sudut pandang orang dewasa. Karena itu, orangtua harus memberikan pendidikan, lalu bagaimana membimbing anak dengan benar?

1. Membimbing anak-anak tahu bagaimana menghormati dan melindungi tubuh mereka sendiri. Beritahu tahu mereka batas bagian tubuh mana saja yang boleh disentuh orang lain.

Ajarkan kepada mereka agar melindungi tubuhnya sendiri, tidak hanya untuk anak perempuan, begitu juga dengan anak laki-laki. Ajarkan mereka bagaimana melindungi diri agar terhindar dari gangguan orang tak dikenal dalam kehidupan sehari-hari.

2. Ketika anak-anak menanyakan pertanyaan tentang seksual, sebaiknya gambarkanlah dengan santai untuk menjawabnya. Jangan ada yang ditutup-tutupi, jangan malu. Jangan sampai terkesan misterius yang hanya akan memancing rasa penasaran anak, dan selalu terlintas dalam pikirannya.

3. Beritahu anak bagaimana cara melindunginya, tidak boleh sembarangan dibuat main-main. Saat menjawab pertanyaan anak, jangan melampaui rasa ingin tahu dan kemampuannya untuk mengerti. Jawab secara spesifik pertanyaanya, tidak perlu terlalu mendetail. Sebaiknya yang mudah dimengerti, dan penuh percaya diri.

4. Sebagai orangtua, jangan bermesraan di depan anak. Apalagi melakukan hubungan suami-isteri, jangan memberi peluang si anak mengintip. Karena hanya akan menyebabkannya berpikir yang bukan-bukan. Yang kemudian menyebabkan tekanan secara emosional dan mental. Sehingga mengganggu perkembangan psikologisnya.

Artikel Asli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here