Home Kisah Nyata Astaghfirullah, Karena Sakit dan Dianggap Merepotkan, Pria ini Diusir Anaknya dari Rumah

Astaghfirullah, Karena Sakit dan Dianggap Merepotkan, Pria ini Diusir Anaknya dari Rumah

501
0
SHARE

Setiap pengorbanan yang dilakukan oleh orangtua nyatanya terjadi sebagai bentuk kasih sayangnya kepada anak-anaknya. Sedari kecil, seorang anak akan dilimpahi kasih sayang serta perhatian dari orangtuanya. Dengan harapan ketika sudah besar, bisa menjadi kebanggaan orangtua.

Jadi, sudah selayaknya setiap pengorbanan orangtua mendapat balasan dari anaknya ketika mereka sudah lanjut usia. Meskipun nyatanya, setiap pengorbanan orangtua tak akan bisa digantikan oleh apapun. Sayangnya, hal ini justru tidak dilakukan oleh sebagian besar orang yang memiliki orangtua yang sudah renta. Hal inilah yang setidaknya terlihat oleh seorang netizen sekaligus warga Kota Palembang bernama Yenny Sun.

Melalui akun Facebook pribadinya, Yenny menceritakan sebuah pengalaman yang belum lama ini dirasakannya secara langsung. Melalui akun Facebooknya, Yenny bercerita kalau ia sempat bertemu dengan seorang pria tua di sebuah jalan di Kota Palembang. Saat itu, Yenny tidak menaruh curiga sama sekali dengan pria ini.

Namun, selama beberapa hari, Yenny kerap melihat pria tersebut duduk di tempat yang sama seperti pertama kali ia melihatnya. Rasa penasaran pun membuat Yenny memutuskan untuk mendekati pria tersebut untuk menanyakan siapa dirinya sebenarnya. Alangkah terkejutnya Yenny saat mendengar sebuah kisah pilu yang justru terlontar dari mulut pria tua ini. Hal tersebut dituliskan Yenny di akun Facebooknya dan baru saja diunggah beberapa jam yang lalu.

Sdh beberapa hari liat Bapak ini duduk di tempat itu. Pagi ini kebetulan jalan sedang sepi, saya sempatkan untuk berhenti dan memberikan nasi. Sambil bertanya mengapa bapak ini bisa sampai terlantar ditempat itu. Sebuah jawaban yang sangat tidak masuk akal. Bapak ini diusir oleh anak laki-lakinya dari rumah Kontrakan anaknya di daerah Perumnas, dgn alasan bapak suka sakit-sakitan dan merepotkan karena matanya yang sudah kabur karena katarak.

Bapak ini bercerita punya 2 anak, 1 laki-laki dan 1 perempuan. Yg perempuan sdh menikah dan gak tau tinggal dimana. Masih ada ya anak-anak yang menelantarkan orang tuanya sendiri. Untuk Pemerintah Pemkot Palembang Humas Pemkot Palembang bisakah membantu bapak ini untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak?

Atau teman-teman di Palembang yg bekerja di bagian sosial atau yg biasa aktif bergerak di bidang sosial adakah yang dapat membantu bapak ini dibawa ke Panti sosial atau panti Jompo? Posisi bapak ini duduk di jalan dekat Sekolah Trisula. jalan yang bisa tembus dari rambang ke mayor ruslan. Bantu share ya teman-teman, semoga anak perempuan dari Bapak ini bisa melihat keadaan bapaknya dan menjemputnya. Semoga juga anak laki-lakinya mau bertobat dan membawa Bapaknya pulang untuk di rawat.

Kisah pilu pria tua tersebut pun langsung membuat sebagian netizen memberikan komentarnya. Sebagian ada yang merasa prihatin, sebagian lagi menyayangkan tindakan sang anak yang seharusnya merawat orangtuanya tersebut, bukan malah menelantarkannya..

Berikut beberapa komentar netizen:

Roulina Damanik: Aku sdh share mbak… semoga ada yg bisa bantu…
Rika Nursantika: Share ya teh.. smg Allah membukakan hati anaknya untk mengajak bapaknya pulang..mengasihi bapaknya sebgaimna dlu dia dikasihi oleh beliau..
Dinar Ijin: share ya mba.. smoga pemprrov sumsel bs membantu
Lie Cin: Karma itu ada apa itu anak gak tkt diapun bs tua jg…hargai lah orang tua jangan buat macam ini..
Linda Gunawidjaja: Anak nga tau diri aja, usir ortu kr sakit sakitan. Tuh anak jg akan tua dan sakit sakitan.

Hingga saat ini Sripoku.com berusaha melakukan penelusuran terkait berita ini.

Artikel Asli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here