Home Kisah Nyata Ayah Dioperasi, Wanita ini Terkejut Karena Tagihan RS Tetap Nol, Ia pun...

Ayah Dioperasi, Wanita ini Terkejut Karena Tagihan RS Tetap Nol, Ia pun Menangis

247
0
SHARE

Siapa menebar benih ia pula yang akan memanen. Pepatah yang sering diucapkan oleh orangtua itu benar adanya. Jika menebar benih kejahatan maka bersiap pula akan merasakan balasannya. Demikian pula jika menebar benih kebaikan. Suatu saat kebaikan yang ditebar itu akan kembali kepada yang menebar.

Dikutip dari video youtube, kisah inspiratif ini patut kita tiru. Seorang anak kecil dikejar-kejar seorang ibu. Sampai akhirnya si anak tertangkap tepat di depan kedai penjual bakpao. Ia dituduh mencuri. Benar saja, dari dalam saku si anak ada beberapa obat. Ibu itu marah-marah dan terus memaki si anak sambil tangannya beberapa kali mendorong kepala sia anak. Ia bertanya kepada anak tersebut.

“kamu curi ini buat siapa,”

Anak itu hanya diam. Ibu bertanya lagi dengan nada tinggi.

“Ayo jawab,” bentaknya

“Untuk ibuku,’ jawab anak itu terpaksa

Seorang pria yang ternyata penjual bakpao melihat kejadian tersebut. Ia terus meilihat si ibu marah. Hingga akhirnya ia tak tega dan mendekat. Ia meminta agar ibu itu berhenti memarahinya.

Dari dalam sakunya ia mengeluarkan selembar uang dan memberikannya pada ibu itu dan meminta obatnya dikembalikan pada si anak. Sebelum obat itu diberikan, penjual bakpao itu memanggila anak perempuannya. Ia meminta dibawakan beberapa bakpao.

Bakpao itu ia berikan bersama obat yang dicuri si anak tadi. Tanpa banyak bicara anak itu langsung mengambil bungkusan yang diberikan penjual bakpao dan langsung berlari meninggalkannya.

30 tahun kemudian, ternyata sifat dermawan penjual bakpao tak juga luntur. Ketika ada pengemis yang datang ke kedainya, ia juga memberikan sekantong makanan. Disaat ia sedang berjualan. Tiba-tiba tubuhnya ambruk. Anak perempuannya yang telah dewasa seketika membawa penjual bakpao itu ke rumah sakit. Dokter mengatakan bahwa ayahnya harus segera dioperasi.

Biayanya 217.260 yuan. Ia terkejut melihat biaya operasi yang harus dibayarnya tersebut. Namun demi kesembuhan ayahnya ia berencana menjual rumah beserta kedainya yang digunakan untuk berjualan bakpao. Ia meyakinkan dokter bahwa ayahnya harus dioperasi. Dokterpun langsung mengambil tindakan dan melakukan operasi. Operasi berhasil.

Penjual bakpao tinggal tahap pemulihan. Anak penjual bakpao itu tampak kelelahan menjaga ayahnya. Ia pun tertidur di sisi ayahnya. Saat bangun, ia melihat ada dua kertas tagihan biaya operasi. Ada yang aneh dengan tagihan tersebut. Ia melihat total yang harus dibayarnya 0 yuan. Ia terus membaca surat itu. Tertulis bahwa semua biaya rumah sakit telah dibayar 30 tahun lalu.

Ia semakin tidak mengerti. Dibacanya lagi surat itu baik-baik. Tertulis 2 strip obat pereda sakit, 1 botol obat batuk, dan sekantong bakpao. Wanita itu sadar. Orang yang membayar biaya rumah sakit adalah orang yang pernah dibantu ayahnya 30 tahun lalu. Ia tersenyum sambil meneteskan air mata mengetahui hal tersebut.

Artikel Asli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here