Home Peristiwa Dikurung Selama 6 Tahun, Wanita ini Lahirkan 4 Anak, Begini Kisah Pilunya...

Dikurung Selama 6 Tahun, Wanita ini Lahirkan 4 Anak, Begini Kisah Pilunya … ya Allah

444
0
SHARE

Seorang pria diduga menyimpan seorang wanita yang dia temui di sebuah situs kencan sebagai tahanan dan budak seks selama enam tahun. Parahnya lagi, pria itu memukulinya di depan anak-anak mereka.

Rinat Bilyanov sedang diselidiki oleh polisi di Rusia atas tuduhan memenjarakan dan menyiksa rekannya. Selama 6 tahun disandera oleh Bilyanov, wanita tersebut memiliki empat anak darinya. Foto-foto grafis yang diduga sebagai korban telah dirilis.

Terlihat luka-lukanya, serta wajah dan lengannya yang sangat memar. Wanita itu, yang oleh Mirror tidak disebutkan namanya, mengklaim bahwa Bilyanov tidak pernah membiarkannya keluar dari rumah mereka yang sempit.

Bahkan sang korban mengatakan bahwa dia menasehati anak mereka untuk memukuli Bilyanov saat dia dewasa. Wanita itu berkata:

“Ketika kalian dewasa, kalian harus terus memukulinya seperti ini, dengan tinjumu, menendangnya, karena dia sangat buruk.”

Pasangan ini diketahui bertemu di sebuah situs kencan untuk Muslim Tatar. Mereka tidak menikah secara resmi namun menjalani upacara pernikahan keagamaan. Wanita berusia 20-an itu dikurung di sebuah flat dengan dinding beton, semua jendela ditutup, dan tidak merasakan cahaya di siang hari di daerah Pushkino, Moskow, Rusia.

“Wanita itu hamil empat kali saat berada di ‘neraka'”, kata pengacaranya.

Minggu ini wanita itu berhasil memanggil polisi yang membebaskannya dan keempat anaknya setelah menyerbu flat tersebut, katanya, menurut situs berita Mash.

“Kami terkunci di dalam sepanjang waktu,” katanya.

“Saya tidak bisa pergi kemana-mana. Putri bungsu saya pernah berada di luar sekali seumur hidupnya.”

Bilyanov kadang-kadang mengajak anak-anak keluar. Tapi Bilyanov membuat istrinya tetap di apartemen mungil itu dengan dinding yang tidak tertata.

“Dia menendang saya, memukul saya dengan tongkat,” kata wanita itu, menunjukkan bukti luka-lukanya.

Wanita itu mengatakan kepada wartawan:

“Saya menderita selama enam tahun, dia memukul saya dan anak-anak melihatnya. Begitu dia mematahkan tongkatnya saat memukuli saya.”

Polisi menabrak pintu untuk menyelamatkan si wanita dan anak-anaknya setelah dia mencuri telepon meminta bantuan. Ibu dan anak-anak itu sekarang berada di tempat penampungan untuk wanita. Anak-anak tidak bisa berbicara dengan benar dan memiliki ‘masalah perkembangan’.

Pengacara Sergey Afanasiev mengatakan bahwa wanita dan anak-anaknya itu telah dipenjara dan telah mengalami kekerasan serta penyiksaan. Polisi sedang menyelidiki kasus ini, dan kemungkinan sang pelaku dituntut hukuman penjara selama tujuh tahun.

“Pemukulan serius pertama terjadi saat anak pertama kami lahir. Saat saya sedang menyusui, saya hamil lagi. Semua kejahatannya dilampiaskan pada saya. Dia bilang saya bisa meninggalkan flat ketika orang tua saya membayar 200 juta rubel (sekitar Rp 45,6 milyar).”

Dia berkata:

“Kami tidak bisa keluar, hanya suami saya yang memiliki kuncinya.”

Artikel Asli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here