Home Kisah Nyata Dokter Menangis Setelah Operasi Pasiennya, Penyebabnya Sungguh Mengiris … ya Allah

Dokter Menangis Setelah Operasi Pasiennya, Penyebabnya Sungguh Mengiris … ya Allah

195
0
SHARE

Baru-baru ini, seorang dokter kepala di kota Xuancheng, provinsi Anhui, Tiongkok yang bernama Zhang Xin Zhi mengalami kejadian yang sangat menyedihkan seumur hidupnya.

Berdasarkan laporan, sebelum Zhang Xin Zhi pergi ke rumah sakit, ia memberitahu ayahnya bahwa ia mau melihat pasien sebentar dan akan segera kembali.

Ayah Zhang Xin Zhi yang sakit parah tidak bisa berbicara, namun ia berusaha untuk tersenyum dan mengangguk. Seakan-akan ia sedang berkata, “Ya, semangat anakku”.

Ketika Zhang Xin Zhi sedang melakukan operasi di rumah sakit, tiba-tiba handphone miliknya berbunyi dan ia diberitahu bahwa ayahnya baru saja meninggal. Meski Zhang Xin Zhi kaget dan tubuhnya menjadi sedikit gemetar, namun akhirnya ia memutuskan untuk terus melakukan operasi pada pasiennya.

Dalam hatinya ia merasa sangat sedih dan sakit, namun mau tidak mau ia harus menyelesaikan operasiyang memakan waktu 2 jam ini.

Meski handphonenya terus berdering, ia bersikeras tidak mengangkatnya dan fokus dengan operasi yang ia tangani.

Ketika operasi itu sudah selesai, Zhang Xin Zhi kemudian keluar dari ruang operasi dan menangis. Ia benar-benar tidak bisa menahan diri untuk tidak menangis.

Dokter dan perawat yang lain pun merasa kasihan dan sedih dengan berita duka dari keluarga Zhang Xin Zhi.

Bergelut di dunia medis selama 30 tahun, Zhang Xin Zhi sudah menyelamatkan nyawa pasien yang tak terhitung jumlahnya.

Namun, ia tidak mampu menyelamatkan ayahnya sendiri. Bahkan tidak bisa menemani ayahnya untuk terakhir kalinya…

Hal ini benar-benar membuat hatinya terasa sakit dan merasa bersalah.

“Di saat terakhir, aku tidak bisa menemani ayahku, padahal aku adalah seorang dokter yang tugasnya menyelamatkan orang…” kata Zhang Xin Zhi.

Setelah berita duka ini tersebar, banyak orang yang memberikan simpatinya kepada dokter baik hati ini.

Ia kemudian mengatakan, “Aku yakin semua dokter akan melakukan hal yang sama, seorang ayah pasti mendukung anaknya untuk menyelamatkan orang, karena aku bukan hanya seorang anak, namun juga seorang dokter”.

Kematian adalah peristiwa tercepat, yang menjadikan segalanya tinggal sejarah.

Semoga keluarga dokter Zhang Xin Zhi diberikan ketabahan ya!

Artikel Asli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here