Home Berita Idap Kanker Stadium 4, yang Wanita ini Pikirkan Bukanlah Penyakitnya, Melainkan Hal...

Idap Kanker Stadium 4, yang Wanita ini Pikirkan Bukanlah Penyakitnya, Melainkan Hal ini …

186
0
SHARE

Setiap orangtua tentu ingin agar anak-anaknya dapat merasakan kehidupan yang nyaman dan bahagia. Dikutip dari Viral 4 Real, bahkan orangtua rela melakukan apa saja agar anak-anaknya mendapatkan hal tersebut. Tidak hanya itu, orangtua rela mengorbankan apapun yang mereka punya hanya demi memberikan anaknya apa yang mereka butuhkan dan inginkan.

Hal serupa dilakukan oleh seorang ibu bernama Chek Ming ini. Ming adalah seorang single mother (Ibu tunggal) yang berasal dari Singapura. Wanita ini sempat membuat publik terhenyak sekaligus terharu.

Itu karena ia tengah berjuang melawan kanker ovarium stadium 4 serta menyimpan sebuah kisah mengharukan selama perjuangannya. Bahkan, perjuangannya melawan kanker membuatnya hanya memiliki sedikit waktu yang bisa ia habiskan bersama putra semata wayangnya yang berusia 5 tahun.

Melalui Give Asia, Chek berharap agar ada orang yang mau membantu meringankan penderitaannya.

Ming menulis:

“Namaku Chek Ming.”
“Usiaku 46 tahun.”
“Aku ingin berbagi kisahku kepada kalian sekaligus memohon bantuan dari kalian.”
“Aku sudah berjuang selama beberapa tahun melawan penyakitku, namun aku selalu merasa bahagia karena aku masih memiliki putra yang berusia 5 tahun.”
“Putraku adalah sumber kebahagiaan dan kebanggaanku.”
“Dia jugalah yang menjadi alasan mengapa aku meminta bantuan dari orang lain.”
“Aku adalah pasien kanker stadium 4 yang harus mengumpulkan uang dengan jumlah yang cukup banyak agar aku bisa mendapatkan immunoterapi.”
“Waktuku juga sudah tidak banyak lagi.”

Kejadian awalnya bermula saat Ming didiagnosa mengidap ‘Ovarian Clear Cell Carcinoma’, gejala awal kanker ovarium langka bersifat agresif yang muncul pada 5% pasien yang berhasil sembuh dari kanker ovarium.

Ming harus menjalani perawatan yang menyakitkan sekaligus mahal, tapi dokter mengatakan kalau Ming hanya bisa bertahan hidup beberapa tahun lagi.

Bukannya mengkhawatirkan kesehatannya, Ming justru mengkhawatirkan nasib sang putra yang saat itu masih berusia 3 tahun. Ming khawatir dengan sang anak, terlebih karena putranya ikut melihat penderitaan serta rasa sakit yang ia alami.

“Putraku tahu setiap kali rambutku rontok. Dia juga tahu saat aku muntah, terbaring lemah di ranjang atau tak bisa bermain dengannya. Tapi putraku tak bisa apa-apa. Dia juga sepertinya tak mengerti kenapa aku jadi seperti ini,” ujar Ming.

Setelah didiagnosa menderita kanker ovarium stadium 4, Ming pun perlahan menjual semua benda berharga miliknya. Yang lebih mengharukan, Ming melakukan ini semata agar ia bisa meninggalkan sesuatu untuk anaknya yang sudah berusia 5 tahun.

Sayang, setelah menjual banyak barang, uang yang ia dapat masih jauh dari cukup. Hal ini membuat Ming terpaksa meminta bantuan dari netizen yang sudi untuk membantu meringankan penderitaannya.

Ming berharap ada dermawan baik hati di luar sana yang mau memberinya bantuan agar bisa menjalani perawatan medis serta membeli kebutuhan sehari-hari. Ia juga berharap bantuan tersebut kelak bisa digunakan untuk melunasi hutang yang dibebankan atas namanya.

Hutang ini justru berasal dari sang suami yang dulu sudah tega menyiksanya dan bahkan meninggalkannya begitu saja beberapa tahun yang lalu.

Bahkan, Ming sampai berharap jika kelak ia sudah tiada, bantuan yang diberikan orang-orang kepadanya bisa ia gunakan untuk biaya pemakamannya, jika ajal menjemputnya.

Ratusan netizen pun berbondong-bonding memberikan bantuannya dan berharap agar Ming bisa mendapat kesembuhan dan bisa mengurus anaknya hingga dewasa.

Sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here