Home Pernikahan Ijab Qabul Bukan Tiket Murah Dalam Pernikahan, Ada Tantangan Paling Berat Setelah...

Ijab Qabul Bukan Tiket Murah Dalam Pernikahan, Ada Tantangan Paling Berat Setelah Terucap Kata Sah

88
0
SHARE

Ijab qabul menjadi hal yang sangat penting dalam sebuah prosesi pernikahan kaum muslim. Begitu pentingnya hal tersebut, hingga Allah SWT menggunakan istilah `miitsaqan gholiidhan’ yang memiliki arti perjanjian yang kuat, kokoh dan teguh.

Ijab qabul bukan hanya ikrar semata dalam pernikahan, karena ijab qabul memiliki makna yakni sang suami akan menanggung dosa-dosa yang dilakukan oleh perempuan yang menjadi istrinya.

Dosa yang bisa saja dilakukan istri antara lain tidak menutup aurat, meninggalkan sholat dan lain sebagainya. Semua yang berhubungan dengan perempuan tersebut tidak lagi ditanggung oleh orang tuanya melainkan oleh suaminya tersebut.

Jika seorang suami berhasil mempertanggung jawabkan semua ikrarnya saat ijab qabul yakni membina rumah tangga beserta anak-anaknya, maka Allah akan mengumpulkan seluruh keluarganya di dalam surga.

Huh! Tinggal Bilang “Qabiltu” Saja Lama Banget

chanelmuslim.com

Lumrah jika prosesi ijab qabul itu terkesan lama dan deg-degkan karena seorang suami di ibaratkan nahkoda kapal untuk berlayar arungi lautan kehidupan.

Ibarat akan melakukan perjalanan panjang maka sebelum memulainya tentu kita harus menyiapkan bekal terlebih dahulu, kita harus tau bagaimana medannya, kita juga harus paham dan mengerti apa saja yang boleh dan tidak boleh selama diperjalanan.

Pernikahan adalah sebuah petualangan panjang, perjalanan yang tak akan kembali, banyak kerikil, rintangan serta berbagai onak yang akan menghadang di tengah perjalanan.

Butuh bekal yang cukup untuk memulainya walaupun mesti tak sempurna, karena kita dituntut untuk selalu siap menerima apapun yang datang dalam sebuah pernikahan.

Butuh Waktu Untuk Menepati Janji-janji Yang Terbait Dalam Ijab Qabul

cincinnikah.org

Kita tidak boleh menentut pasangan kita untuk selalu berlaku sesuatu hal yang sama terhadap kita, karena yang kita beri terhadapnya terkadang adalah sesuatu yang memang selayaknya untuk melengkapi kekurangannya.

Pasangan tercipta untuk saling melengkapi bukan, lalu kenapa kita harus sibuk-sibuk membandingkan apa yang kita terima dengan yang kita beri terhadap pasangan kita. Kita bisa menjadi satu tatkala mampu meminimalisir keegoisan kita masing-masing.

Perbedaan Pikiran Bukan Berarti Melupakan Janji Ketika Ijab Qabul

jitunews.com

Saling beradu konsep untuk menata kehidupan berumah tangga itu juga hal biasa, karena istri adalah wanita dan suami adalah lelaki. Dan selalu ingatlah bahwa kita menikahi “Manusia” bukan barang yang seenaknya bisa kita bawa kemana saja yang kita inginkan.

Perbedaan fikiran pria dan wanita bukanlah yang membuat mereka selalu berbenturan. Justru saling melengkapi dan mengenal istilah ‘cinta’. Bila pun kita dan dia tidak sepakat, tak berarti perbedaan itu tak ada manfaat.

Ketidak Cocokan Bukan Alasan Mengubah Kata Sah Menjadi Tidak Sah

islamidia.com

Jangan jadikan kalimat Ketidak cocokan alasan mengakhiri sebuah hubungan dalam berumah tangga. Bukankah sebelum memulai semuanya kita sudah saling berkomitmen untuk terus melaju bersama mengarungi bahtera rumah tangga.

Lalu kenapa ketika sudah sekian lamanya bersama kata-kata itu sering kali menjadi sebuah alasan yang seenaknya digunakan untuk mengakhiri semuanya.

Tidak semudah itu mengambil keputusan dalam memperbaiki keadaan yang sedang terjadi, selalu ingatlah manis dan perjuangan sebelum sampai pada ttitk pernikahan yang mengikat kita.

Ketidak cocokan sebenarnya hanya pembungkus kata bosan, ketika kita sudah mulai jenuh memperjuangkan keadaan.

Wanita Lebih Egois Karena Wanita Tercipta Dari Tulang Rusuk Yang Bengkok

goziyan.com

Wanita cenderung lebih egois dalam berumah tangga, itu sebabnya sebagai laki-laki seorang suami harus lebih bisa menenangkan keadaan, bukan malah beradu ego untuk menyelesaikan permasalahan.

Satu hal yang tidak dapat diubah, yaitu kodrat seorang wanita akan tetap sebagai wanita, ia diciptakan bukan dari tulang kepala, tetapi dari tulang rusuk kiri dekat dengan jantung hati untuk di kasihi, dan dekat dengan lengan untuk dilindungi.

Tak mudah memang meluruskan sesuatu yang bengkok dengan sekali tindakan, ibarat ranting yang bengkok ketika kita ingin meluruskannya maka butuh waktu untuk menjadi seperti yang kita inginkan. Jikalau tidak, maka ranting tersebut akan patah.

sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here