Home Kisah Nyata Innalillahi, Anak ini Kehilangan Nyawa Setelah Menyantap Sandwich, Penyebabnya Membuat Sang Ayah...

Innalillahi, Anak ini Kehilangan Nyawa Setelah Menyantap Sandwich, Penyebabnya Membuat Sang Ayah Menyesal

158
0
SHARE

Seorang anak berusia tiga tahun baru saja meninggal dunia. Ini terjadi setelah ia mengalami reaksi alergi yang parah terhadap sandwich keju panggang di masa preschool. Anak itu diketahui bernama Elijah Silvera.

Elijah dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami syok anafilaksis di Seventh Avenue Center for Family Services di Harlem, New York. Di situ pula Elijah kemudian meninggal, tepatnya pada Jumat, 3 November 2017.

Departemen Kesehatan saat ini sedang menyelidiki kejadian tersebut setelah sekolah tersebut kemudian ditutup pada hari Rabu. Keluarganya dikabarkan sudah pernah memberitahu anggota staf di preschool bahwa Elijah mempunyai alergi.

Mereka menulis di halaman GuFundMe:

“Pada tanggal 3 November 2017, Elijah yang kami sayangi bermain di Harlem, NYC, saat dia diberi sandwich keju panggang oleh orang dewasa di preschool, meskipun mereka mengetahui dan telah mendokumentasikan bahwa dia menderita penyakit parah.

Elijah mengalami syok anafilaksis dan dibawa ke Rumah Sakit Harlem, di mana, secara tragis, mereka tidak dapat menyelamatkannya.

Elijah meninggalkan ayah, ibu, Dina, Thomas, dan saudara laki-lakinya yang berusia 5 tahun, Sebastian, serta puluhan teman dan anggota keluarga yang semua meratapi kehilangannya.

Elijah masih berusia tiga tahun. Saat ini, keluarga kami tenggelam dalam kesedihan kami. Tapi kami juga menghadapi banyak masalah finansial dan praktis, semuanya berhubungan dengan kematian Elijah yang terlalu cepat.”

Keluarga Elijah

Sekolah saat ini sedang menjalani penyelidikan tentang mengapa petunjuk yang diberikan oleh orang tua Elia sangat diabaikan. Keluarganya menggambarkan kematian tersebut seharusnya ‘benar-benar dapat dicegah’.

Mereka mengatakan, “Kita dapat dan harus berbuat lebih banyak untuk melindungi anak-anak kita dari ancaman reaksi alergi yang mengancam di sekolah-sekolah di AS.”

Mereka menambahkan:

“Keluarga kami hsrus memulai proses yang panjang dan menyakitkan untuk menyesuaikan diri dengan dunia tanpa Elijah di dalamnya.

Seiring kita meredakan kenyataan yang tak terpikirkan ini dan mengucapkan selamat tinggal pada Elijah, kami berterima kasih atas dukungan kalian.

Ini adalah saat yang tak terbayangkan bagi semua orang yang mencintai Elijah. Khususnya untuk saudaranya yang berusia 5 tahun, Sebastian, yang berjuang untuk memahami bahwa saudaranya benar-benar pergi.

Kami takut menghadapi musim liburan mendatang tanpa anak laki-laki kami. Kami tersesat.”

Berbicara tentang masalah keuangan yang mereka hadapi saat ini, keluarga tersebut telah mengemukakan beberapa alasan mengapa mereka memulai GoFundMe.

Alasan ini di antaranya terdiri dari kebutuhan mereka akan biaya hidup anaknya serta biaya pemakaman Elijah.

Artikel Asli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here