Home Kisah Innalillahi, Gadis 13 Tahun Bunuh Diri Pasca Alami ini, Pesan Terakhirnya Sungguh...

Innalillahi, Gadis 13 Tahun Bunuh Diri Pasca Alami ini, Pesan Terakhirnya Sungguh Mengiris

101
0
SHARE

Bullying adalah masalah remaja yang sering diabaikan oleh masyarakat. Tidak sedikit remaja korban bully yang memilih untuk bunuh diri karena tidak tahan dengan perlakuan yang diterima.

Bully sendiri tidak hanya menyakiti korbannya secara fisik, namun juga mental. Jika tidak segera diatasi, maka nasib remaja di sekitarmu akan seperti cewek cantik ini.

Tribunstyle melansir dari Viral4real, seorang remaja wanita bernama Cassidy Trevan (13) asal Melbourne, Australia, menjadi korban bully di sekolahnya. Sepanjang hidupnya di sekolah, Cassidy selalu diintimidasi oleh teman-temannya.

Dia sering diserang secara psikologis oleh rekan-rekan sekolahnya. Pada suatu hari, Cassidy diajak pergi oleh pelaku bully di sebuah festival. Rupanya, para pelaku tersebut ingin ‘menjual’ Cassidy pada dua orang pria hidung belang.

Cassidy pun akhirnya dibawa ke sebuah rumah kosong dan diperkosa secara bergiliran oleh kedua pria tersebut. Sebenarnya kasus itu sempat dilaporkan ke pihak kepolisian. Namun, polisi tidak bisa menindaklanjuti laporan tersebut karena kurangnya barang bukti.

Tak tahan melihat anak gadisnya menderita, Linda, Ibu Cassidy, akhirnya memindahkannya ke sekolah baru. Tentu saja Linda berharap anak semata wayangnya tidak dibully lagi. Namun, takdir berkata lain. Para pelaku bully masih saja bisa menemukan Cassidy.

Sekitar bulan Desember 2015, Cassidy memutuskan untuk mengakhiri hidupnya sendiri akibat tak kuat dibully. Setelah anaknya bunuh diri, Linda menemukan sepucuk surat yang ditulis Cassidy. Baru beberapa hari yang lalu, sang ibunda mau mempublikasikan isi surat tersebut.

Kira-kira seperti ini isi surat tersebut.

“Saya adalah seorang siswa di (nama sekolah dihilangkan) dan saya diperkosa oleh beberapa siswa yang masih menjadi siswa di sekolah tersebut. Tujuan saya adalah untuk memperingatkan orang lain. Jika mereka (pelaku bully) bisa melakukannya kepada saya, mereka dapat melakukannya pada anak-anak lain seperti saya. Saya sudah pindah sekolah, saya sudah pindah rumah, tapi tetap saja saya ditemukan dan diintimidasi.

Nama saya Cassidy Trevan, dan saya diperkosa. Jika ada orang yang memperlakukanmu seperti ini, maka kamu harus melawan! Kalau tidak, kamu akan menyesalinya seumur hidup seperti saya.”

Artikel Asli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here