Home Peristiwa Innalillahi, Kado dari Nenek Justru Berujung Maut … Please, Stop Kasih ini...

Innalillahi, Kado dari Nenek Justru Berujung Maut … Please, Stop Kasih ini ke Anak

589
0
SHARE

Orangtua benar-benar harus selalu memperhatikan gerak-gerik dan kondisi anak setiap saat, terutama bayi dan balita! Ada kejadian dimana seorang balita usia 1 tahun meninggal karena kecekokan, tak bisa bernafas.

Kejadiannya berawal dari keluarga merayakan pesta ulang tahun untuknya yang baru genap 1 tahun! Hari itu, keluarga mengundang seluruh kerabat dekat maupun saudara jauh untuk merayakan ultah Bobby yang pertama.

Semua paman dan bibi, kakek dan nenek membawa hadiah. Ada yang membawa mainan, ada yang membawa alat tulis. Seisi rumah langsung menjadi ramai. Nenek pun menghadiahkan sebuah gelang perak kepada Bobby.

Gelang tersebut ada loncengnya dan bisa berbunyi. Bayi-bayi sering sekali memakai gelang ini di tangan maupun kakinya, supaya orang tua bisa tahu kalau bayi bangun atau bergerak karena ada bunyinya.

Dengan hati gembira, nenek memakaikan gelang tersebut ke lengan cucu kesayangannya. Setelah acara selesai, hari juga sudah cukup malam. Ibu pun menempatkan Bobby di tempat ditidurnya dan meninggalkan kamar, lanjut bercengkrama dengan kelurga dan saudara yang hadir.

Keesokan paginya, ibu masuk ke dalam kamar bayi dan menemukan Bobby masih tertidur. Heran.. Biasanya ia sudah bangun dan melompat-lompat di ranjang bayi jam segini. Pas dipegang, ibu baru sadar, badannya sudah dingin, sepertinya tidak bernafas, tidak mengeluarkan suara!

Dengan secepat kilat, keluarga membawanya ke rumah sakit. Alangkah mengejutkan, dokter menemukan sebuah “bel” kecil di dalam mulutnya yang sudah membiru. Sudah terlambat… Bobby sudah kelamaan sesak nafas. Setelah diberitahu dokter, keluarga baru sadar, bel tersebut berasal dari gelang yang diberikan nenek semalam!

Semalam, ibu tidak melepaskan gelang itu dan membiarkan ia pergi tidur dengan gelang terpasang di lengannya. Menurut dugaan, Bobby penasaran dengan gelang yang bisa berbunyi dan menggigit-gigit hingga belnya copot kemudian tertelan. Dokter juga tak berdaya, bel tersebut sudah terlalu lama berada dalam kerongkongannya, membuat ia tidak bisa bernafas dan sudah tak bernyawa.

Harus dikatakan, ini adalah kelalaian orang tua dalam menjaga anak. Bayi dan balita memerlukan perhatian ekstra dari orang tua, tidak peduli di saat apapun. Terutama mainan-mainan berukuran kecil, sangat mudah tertelan.

Mainan seperti aksesoris kecil, sebaiknya jangan diberikan pada balita. Dalam tahap pertumbuhan, mereka sangat terdorong untuk memasukkan benda apapun ke dalam mulutnya. Usahakan agar lingkungan rumah selalu rapi, tidak banyak barang atau benda yang membahayakan di sekitar bayi. Keselamatan anak ada pada genggaman orang tua, tidak boleh lalai sedikitpun!

Artikel Asli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here