Home Peristiwa Innalillahi, Mengapa Ibu Muda ini Tega Habisi Nyawa Anak Kandungnya Sendiri?

Innalillahi, Mengapa Ibu Muda ini Tega Habisi Nyawa Anak Kandungnya Sendiri?

149
0
SHARE

Kasus ibu bunuh anak di Jakarta Barat bikin geger publik. Seorang ibu berinisial NW, 30, tega membunuh buah hati sendiri GW. Ibu ini membunuh anaknya berusia lima tahun di rumahnya Jalan Asem Raya, Nomor 1 RT 06/RW 08, Duri Kepa, Kebun Jeruk, Jakarta Barat.

Pemeriksaan awal, NW nekat menyemprotkan obat nyamuk ke wajah anaknya yang sedang menangis. NW mengatakan nekat melakukan hal keji itu lantaran kesal anaknya kerap mengompol. Insiden nahas yang dialami bocah itu dimulai ketika ketahuan mengomol oleh ibunya, Sabtu (11/11/2017).

Tega ! Ibu Muda Ini Habisi Nyawa Anak Kandungnya Sendiri,Penyebabnya Karena Hal Sepele Ini !

Sang ibu, NW, langsung geram karena ananya GW mengompol di tempat tidur. NW tiba-tiba memukul anaknya di bagian kelamin dan mengigit kumping kanan anaknya. GW menangis dan kembali tertidur hingga bangun pada siang hari pukul 12.00 WIB. Saat bangun ternyata GW kembali mengompol.

NW kembali marah dan meminta anaknya tidur lagi. Melihat anaknya tak tidur kembali, NW marah dan menampar pipi kiri sang anak. Ia kemudian menyemprotkan obat nyamuk ke wajah anaknya dan mengikat kedua tangan anaknya ke belakang dengan tali rafia. NW juga menutup wajah sang anak dengan kantong plastik.

Nahas saat akan ditinggal pergi ke warung, GW sudah tak lagi terdengar suaranya. NW kemudian melarikan anaknya ke rumah sakit.

“Saat ini kami pun tengah memeriksakan sejumlah saksi-saksi ya. Lalu, memang benar kondisi anak itu sendiri kini tewas dan banyak ditemukan luka memar membiru di tubuhnya,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edi Suranta Sitepu.

Menurut pengakuan tetangga, NW dikenal sangat tertutup.

“Novi ini saya enggak tahu kok bisa tega pukul dan menampar anaknya berkali-kali. Sebab, si Novi yang tinggal di kamar 203 ini orangnya ya rada tertutup. Enggan berkomunikasi dengan penghuni kontrakan kost-kostan lain. Novi itu kerjaannya nganter anak yang sering ia aniaya itu ke sekolah setiap pagi. Itu yang saya tahu,” terang Bryan Adam (22), yang sebagai pemilik kontrakan, Minggu (12/11/2017).

Tetangga sering melihat NW menyiksa anaknya dan mencoba melerai. Tetapi tetangga yang berusaha menasehatinya malah ditantang balik. NW bahkan sempat diusir oleh tetangganya karena sering menyiksa anaknya. Hal ini seperti yang diungkapkan petugas keamanan di kontrakan NW, Rahman.

“Sempat diusir dan diminta pindah ke tempat tinggal yang lain. Tapi enggak mau. Saya juga bingung, kok anaknya terus-terusan dianiaya gitu. Anaknya kadang teriak.. ‘Ampun mamaa.. Ampuun.. Sakiit’ saya yang dengar juga gerah. Dia (Novi) tinggal disini berdua doang. Engga kerja sama sekali. Enggak tahu suaminya tuh orang dimana. Kerja juga enggak. Yang ngasih duit setiap bulan yang saya tahu dapat kiriman dari ibunya,” jelasnya.

Kini pihak kepolisian akan menyelidiki kasus ini lebih lanjut termasuk memeriksa kondisi kejiwaan NW.

Artikel Asli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here