Home Muslimah Kawal Rindu Dengan Doa, Kawal Cemburu Dengan Berprasangka Baik, Dan Kawal Kemarahan...

Kawal Rindu Dengan Doa, Kawal Cemburu Dengan Berprasangka Baik, Dan Kawal Kemarahan Dengan Berwudhu

153
0
SHARE

Rindu? Seperti apakah rindu itu? Bagaimana wujudnya? Dan kapan ia mulai menyapa? Mungkin kita akan bertanya dalam hati, dengan kalimat-kalimat seperti diatas. Tapi rindu tidak bisa dilihat wujudnya karena rindu hanya bisa dirasakan dengan sebuah rasa yang takkan bisa diungkapkan dengan kata-kata.

Bagaimana kita mengawal ridu kepada allah, ketika kita mulai merasa cemburu dengan nikmat yang diberikan kepada hamba lainnya, dan merasa marah karena tidak adil dengan segala sesuatu yang ada.

Kawal Rindu Dengan Doa

Bagaimana aku bisa berpaling merindui selain Allah, Jika Allah telah terlebih dulu merindukan hambanya. DIA Dzat yang maha pemberi rasa rindu. Aku mengenal rasa rindu ini karena Allah lah yang memperkenalkannya.

Bagaimana caranya ketika kita mulai merindu?, kita kawal rindu ini dengan berdoa kepada sang pemberi rasa rindu, agar rindu yang kita punya bisa menjadi rindu yang hakiki, agar Allah senantiasa menjaga rindunya terhadap kita.

Kawal Cemburu Dengan Berprasangka Baik

ummi-online.come

Tak mudah menepis ketika rasa cemburu mulai menghampiri kita, perasaan buruk sangka senantiasa membuaat kita selalu ingin mengumpatnya. Karena Ali Bin Abi Tholib pernah berkata “Wanita bisa menahan cinta selama 40 tahun lamanya, tapi wanita tidak bisa menahan rasa cemburunya walau sesaat”.

Lalu bagaimana ketika kita mulai cemburu dengan nikmat Allah yang telah diberikan Kepada Orang lain?

Rasa cemburu bisa kita kawal dengan senantiasa berprasangka baik kepada Allah, semua yang Allah tetapkan kepada seorang hamba sudah pasti mengandung banyak hikmah, ntah itu sebuah musibah ataupun nikmat. Untuk apa kita harus merasa cemburu dengan nikmat yang Allah berikan terhadap orang lain?.

Allah memberikan nikmat kepada seorang hamba dengan takarannya masing-masing, untuk apa kita cemburu, karena Allah lebih tahu dari apa yang kita sangka. Allah mengetahui segalanya dari seorang hamba-hambanya. Kadang Allah tidak memberi nikmat yang orang lain rasakan, karena Allah tahu jika kita takkan mampu mengemban amanahnya.

Kawal Kemarahan Dengan Berwudlu’

ummi-online.com

Terlepas dari rasa cemburu yang berlebihan kita biasanya akan dihadapkan dengan amarah yang sangat Allah tidak sukai. Ketika rasa mengingini nikmat orang lain terus berkecamuk dalam jiwa hingga menimbulkan marah dan rasa iri yang berlebihan, bagaiman kita mengawal kemarahan kita?

Kita bisa mengawalnya dengan pekerjaan sederhana namun menjanjikan, yaitu dengan mengawal kemarahan kita untuk segera mengambil wudlu’.

Cemburu Itu Perlu, Tapi Jangan Jadikan Sampai Jadi Peluru

expres.ua

Rasa cemburu itu fitrah, tapi terkadang cara kita yang membuat kata fitrah itu terhapus. Cemburu itu tidak hanya fenomenal pada jaman sekarang, karena pada jaman dahulu Siti Aisyah juga pernah cemburu terhadap istri Nabi lainnya yang bernama Zainab Binti Jahsy.

Tapi jangan sampai rasa cemburu kita menjadi peluru yang akan mematikan ketika berada dihadapan Allah kelak. Sebab cemburu kadang mengundang dosa-dosa kecil yang akan menjerumuskan kita terhadap dosa besar.

Wahai Wanita, Buatlah Bidadari Syurga Cemburu Kepadamu

www.youtube.com

Cemburu yang menjadikan kita lebih anggun adalah cemburu yang menyuruh kita agar terlena atas hamba-hamba allah yang baik prilakunya, imannya yang senantiasa dijaga.

Seperti halnya cemburu terhadap hal-hal yang diharamkan oleh Allah, cemburu terhadap kehormatan orang mukmin yang selalu mengingat allah dalam segala urusannya. Dan cemburu yang paling berharga adalah cemburu kepada waktu-waktu menghamba kepada Allah, sebab waktu tidak akan kembali lagi.

Maka dari itu buatlah cemburumu membuat bidadari syurga cemburu terhadapmu.

sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here