Home Kisah Nyata Saat Sepasang Anak Kembar Periksakan Diri ke Dokter, Ternyata Salah Satunya Mengindap...

Saat Sepasang Anak Kembar Periksakan Diri ke Dokter, Ternyata Salah Satunya Mengindap ini di Usia 2 Bulan, ya Allah

153
0
SHARE

Memiliki bayi kembar memang merupakan salah satu hal yang tidak terkira bagi sebagian orang. Bgai para ibu, momen ini jelas menjadi salah satu momen tidak biasa yang sudah pasti sangat ditunggu.

Berbagai persiapan pun dimatangkan dan segala resiko pun berusaha untuk diminimalkan agar kelahiran sang bayi kembar ke dunia dapat berjalan dengan lancar. Hal ini lah yang setidaknya dirasakan oleh suami dan istri ini.

Pada 4 Juli 2007, Alissa dan suaminya, Michael Dunn, tak pernah menduga jika mereka akan memiliki dua orang bayi perempuan kembar.

Kedua malaikat cantik ini mereka beri nama Madeline dan Isabella. Awalnya Alissa dan Michael merasa kalau semua proses yang mereka lewati sudah berjalan dengan sangat lancar.

Namun 2 bulan kemudian, ketika mereka sedang memeriksakan kandungan ke dokter, terjadi sebuah peristiwa yang akan merubah drastis hidup mereka berdua.

Ketika diperiksa, dokter menyadari kalau perut dari Madeline, salah satu bayi kembar tersebut, dalam kondisi membesar namun terlihat aneh.

“Aku melihat wajah dokter itu tiba-tiba berubah. Saat itulah aku merasa kalau ada yang tidak beres pada saat itu,” ujar Michael kepada CBN, seperti dilansir dari Newsner.

Saat kondisi di luar rumah sakit sedang diguyur hujan, apa yang ditakutkan Michael menjadi kenyataan. Madeline, yang saat itu masih berusia 2 bulan, ternyata didiagnosa mengidap kanker.

Tak lama setelah itu, Isabella bahkan ikut menunjukkan gejala yang sama seperti Madeline.

Setelah diperiksa lebih teliti, dokter kembali terperanjat saat mengetahui kalau bayi kembar ini ternyata punya tumor yang sama.

Bahkan tumor ini tumbuh di bagian tubuh yang sama pula. Kanker yang diidap bayi kembar malang ini termasuk salah satu kanker langka yang disebut ‘Neuroblastoma Stadium 4S’.

Bahkan dokter masih tidak habis pikir bagaimana bisa dua bayi kembar identik bisa mengidap kanker yang sama, di waktu yang bersamaan pula.

Saat itu, tim dokter yang menangani keduanya sempat merasa ragu, apakah kedua bayi ini bisa bertahan hidup atau tidak. Setelah menimbang dan mempertimbangkan secara hati-hati, dokter pun merekomendasikan agar kedua bayi ini menjalani kemoterapi.

Pada tahapan pertama dari terapi tersebut, keduanya sempat dipisahkan sementara agar bisa mendapatkan penanganan intensif. Hal ini jelas membuat kedua orangtua mereka merasa sangat cemas sekaligus ketakutan.

“Semua seolah terasa sangat mengerikan. Kedua putriku bisa jatuh sakit begitu cepat. Bahkan aku melihat mereka berdua seperti menahan rasa sakit yang sangat menyiksa, sampai-sampai aku tak berani menyentuh mereka. Rasanya, kulit mereka bisa saja rusak kapanpun juga,” ungkap Alyssa kepada CBN.

Memang dokter yang merawat keduanya melihat kalau kedua gadis ini sangat menderita. Perlahan tapi pasti, tepatnya ketika menjalani kemoterapi tahap kedua, keduanya pun kembali dipertemukan.

Bahkan pertemuan kembali kakak beradik ini justru membawa dampak yang sangat besar dalam proses penyembuhan mereka. Seolah sudah menyimpan rindu yang cukup lama, kedunya tampak sudah saling tahu satu sama lain, saat dokter menyatukan kembali mereka beruda.

Apa yang tak pernah mereka lakukan beberapa waktu kebelekang justru terjadi saat itu juga, yakni munculnya raut senyum di wajah mereka serta tubuh mereka berdua seolah kembali aktif.

Tak lama setelah kejadian tersebut, kesehatan mereka berdua justru mengalami peningkatan setiap harinya.

Beberapa bulan kemudian, saat perawatan kemoterapi mereka selesai, semua keluarga bayi ini sudah menunggu dengan harap-harap cemas hasil dari proses medis yang sudah dilewati selama ini.

Dua minggu sebelum natal, telepon yang mereka tunggu-tunggu pun akhirnya datang. Dokter menyatakan mereka berdua sudah dalam kondisi sehat. Bahkan tanda-tanda kanker sudah tidak ada lagi di tubuh mereka.

Kini, setelah beberapa tahun pasca kejadian tersebut, Madeline dan Isabella sudah tumbuh dewasa dan menjadi gadis yang lebih sehat.

Artikel Asli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here