Home Kisah Tanpa Berkat Rahmat Allah, Indonesia Tak Mungkin Merdeka

Tanpa Berkat Rahmat Allah, Indonesia Tak Mungkin Merdeka

103
0
SHARE

Ribuan umat Islam bersama TNI-Polri menghadiri Gebyar Dzikir dan Tabliqh Akbar Palembang Darussalam yang digelar Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono, di halaman Polresta Palembang, Jumat (10/11/2017) malam.

Acara ini dihadiri Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain, Wakil Gubenur Ishak Mekki, Walikota Palembang Harnojoyo dan Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM Putranto.

Gebyar Dzikir dan Tabliqh Akbar ini digelar dalam rangka memperingati Hari Pahlawan dan mempererat ukhuwah islamiyah ulama, umaroh dan TNI-Polri untuk mewujudkan masyarakat kota Palembang yang religius.

“Tentunya Dzikir dan Tabliqh Akbar ini digelar agar kota Palembang bebas dari konflik,” ujar Kapolresta Palembang dalam sambutannya.

“Tentunya pembangunan-pembangunan di kota Palembang harus kita jaga. Tentu juga harus kita nikmati. Oleh karena itulah kita saling bergandengan tangan. Polri tidak bisa sendiri. Harus dibantu dari seluruh lini agar terciptanya Palembang kondusif,” kata Wahyu.

Dzikir menghadirkan penceramah Syekh Sayyid Amin Al-Jalani dari Lebanon, Alhabib Muhamad Ridho Bin Abdullah Assegaf, dan Ustad Kms Ali dan Ustad Amak Shahab. Syekh Sayyid Amin Al-Jalani ketika datang langsung menyapa ribuan peserta dan langsung mendoakan semuanya.

“Allah mencintai orang-orang beriman. Semoga Allah memberikan berkah kepada kita semua. Aamiin. Aamiin. Ya Robbal ‘alamin,” ujar Syekh Sayyid Amin Al-jalani.

Alhabib Muhamad Ridho Bin Abdullah Assegaf sebelum memimpin Dzikir dan Tabliqh Akbar mengajak ribuan peserta membaca Al-Fatihah untuk para pejuang dan para pahlawan yang rela h menumpahkan darah untuk Indonesia, untuk kemerdekaan.

“Semoga Allah menghapus dosa-dosa mereka dan mereka dimasukan ke surga,” ujarnya.

Sementara Ustad Kms Ali mengajak para hadirin untuk jangan melupakan sejarah.

“Santri-santri dan para ulama punya andil besar buat kemerdekaan Indonesia,” kata Ustad Ali.

Menurutnya, Indonesia merdeka berkat rahmat Allah.

“Kalau tidak berkat Allah mana bisa Indonesia merdeka. Dengan menggunakan bambu runcing rakyat Indonesia bisa melawan meriam dan alat-alat canggih bangsa asing,” ungkapnya.

Sedangkan Ustad Amak Shahab mengatakan, semua yang ditentukan kepada kita pasti tidak pernah meleset dan yang sudah ditakdirkan Allah pasti sampai.

“Menyerahkan dirinya kepada Allah, tentu menyakini dengan urusan dengan Allah, pasrah dengan Allah,” katanya.

Artikel Asli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here