Home Kisah Nyata Ya Allah, Ada yang Tega Merantai Seorang Pelajar pada Tabung Gas

Ya Allah, Ada yang Tega Merantai Seorang Pelajar pada Tabung Gas

102
0
SHARE

Sempat viral kasus seoragn siswa yang berusia 10 tahun dirantai dengan kejam pada sebuah gas. Setelah hampir sebulan berlalu, akhirnya pengadilan mengeluarkan keputusan yang bikin orang ramati terkejut. Anak berusia 10 tahun yang ditemukan tidak sadarkan diri dengan kondisi telanjang di sebuah tong gas oleh ayah tirinya pada bulan oktober lalu.

Diperintahkan untuk diserahkan kepada ayah kandungnya sendiri di Melaka. Perintah tersebut dikeluarkan oleh Pengadilan Kuantan untuk Anak-anak. Setelah masa perawatan sementara selama sebulan sampai ayah kandung datang. Hakim Tengku Eliana Tuan Kamaruzaman, bagaimanapun, tetap melakukan pendampingan selama tiga tahun.

Image result for bocah dirantai ke gas

Keputusan tersebut dibuat setelah pengadilan memeriksa laporan yang diberikan oleh Departemen Kesejahteraan Sosial (JKM) untuk memastikan kesejahteraan dan keamanan anak terjamin. Pejabat Pelaksana JKM Distrik, Zalina Yusof menginformasikan bahwa orang yang menangani kasus ini harus memantau perkembangan anak-anak yang terlibat selama periode tersebut.

“Dalam keputusannya kemarin, pengadilan juga telah memutuskan sejumlah syarat yang harus diperhatikan oleh penjaga untuk memastikan keamanan dan niat baik dijamin.

“Di antara kondisinya, wali tidak diperbolehkan untuk mengubah atau mentransfer perawatan yang tidak sah dan anak-anak dan wali harus menghadiri lokakarya interaktif di JKM sesuai peraturan,” katanya.

Pada tanggal 11 Oktober, pengadilan memerintahkan perintah sementara hak asuh yang diberikan kepada ayah kandungnya yang tinggal di Melaka selama sebulan. Sementara itu, Zalina mengatakan bahwa JKM akan mengelola proses pertukaran sekolah anak-anak dalam waktu dekat.

“Pada bulan lalu, dia tidak pergi ke sekolah untuk sementara waktu. Sambil melihat perkembangannya di Melaka, dia sangat baik dan terlihat senang dengan suasana hati yang baru. Anak laki-laki berusia 16 tahun yang mengaku tinggal bersama keluarga asuh juga pindah ke Malaka dan setuju untuk kembali sekolah,” katanya.

Artikel Asli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here